Saran Ahli Cara Aman di Restoran Hindari Penularan Corona – CNN Indonesia

thumbnail
Jakarta, CNN Indonesia —

Ahli epidemiologi dari Universitas Airlangga, Windhu Purnomo menyarankan agar masyarakat tidak makan dan minum di dalam ruangan seperti di restoran untuk menghindari penularan virus corona SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19.

Alasannya, lokasi tersebut tertutup sehingga lebih berisiko tinggi terjadi penularan

“Itu prinsip ruangan tertutup, makanya yang terbaik itu restoran tetap dibuka tetapi jangan makan di situ, tidak apa-apa dibuka tetapi makan di luar,” kata Windhu saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (30/7).


Sebelumnya, sebuah studi menemukan kalau restoran yang tertutup menjadi salah satu lokasi penyebaran virus corona.

Menurut Kepala Divisi Penyakit Menular Buffalo University AS, Thomas Russo dilansir CNN, partikel dalam droplet cenderung mengendap di udara sejauh jarak dua meter. 

Namun pada beberapa kasus, aerosol dapat menyebarkan virus pada jarak yang lebih jauh. Kondisi ini diperparah dengan keberadaan kipas angin atau AC di dalam ruang restoran yang akan membuat partikel bergerak lebih jauh. 

Hal itu terbukti dalam sebuah laporan dari restoran di China yang menemukan bahwa orang yang terinfeksi dan duduk di bawah AC dapat menularkan virus pada mereka yang duduk dengan jarak lebih dari dua meter.

“Atau nanti dibuat semacam tempat makan yang outdoor, lebih aman dibanding di dalam ruangan. Makanya ac-ac juga dikurangi tapi ventilasi dibuka semua,” tambahnya.Oleh karena itu, Windhu menyarankan kepada pihak restoran untuk menyediakan tempat untuk para pembelinya makan di luar ruangan.

Sama halnya dengan makan dan minum saat bekerja di kantor, karena kedua kegiatan tersebut mengharuskan seseorang untuk membuka masker maka Windhu menyarankan sempatkanlah makan di luar ruangan.

“Makan dan minum di dalam ruangan tidak boleh berarti membuka masker, begitu buka masker maka peluang untuk tertular menjadi membesar. Jadi kalau mau makan dan minum harus keluar dari ruangan, di tempat yang terbuka baru bisa makan di situ,” jelas Windhu.

Sebetulnya sudah ada beberapa protokol kesehatan ketika memutuskan untuk makan di restoran selain diusahakan untuk makan di luar ruangan.

Salah satunya menerapkan jarak ideal antar pelanggan sejauh dua meter. Aturan ini didasarkan pada data mengenai kemampuan droplet dalam menyebarkan virus.

(din/eks)

[Gambas:Video CNN]

Back To Top